<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>konsorsium &#8211; Malangkucecwara International Relationship</title>
	<atom:link href="http://mir.stie-mce.ac.id/tag/konsorsium/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mir.stie-mce.ac.id</link>
	<description>International Affairs Office of STIE Malangkucecwara</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Aug 2018 03:57:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.1.6</generator>
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">118154715</site>	<item>
		<title>42 Mahasiswa Asing dan Lokal Live In di Malang Selatan</title>
		<link>http://mir.stie-mce.ac.id/2018/08/01/42-mahasiswa-asing-dan-lokal-live-in-di-malang-selatan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[petugas]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Aug 2018 03:57:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[news]]></category>
		<category><![CDATA[design thinking camp]]></category>
		<category><![CDATA[dtc]]></category>
		<category><![CDATA[konsorsium]]></category>
		<category><![CDATA[KUI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://mir.stie-mce.ac.id/?p=490</guid>

					<description><![CDATA[AKURAT.CO, Malang Selatan memiliki letak yang strategis, dekat dengan laut. Hal ini membuat wilayah tersebut menjadi pusat hasil tangkapan ikan segar. Meskipun demikian, tidak semua nelayan di wilayah pesisir Malang Selatan ini memiliki kesejahteraan yang sama. Hanya sedikit&#46;&#46;&#46;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_491" style="width: 970px" class="wp-caption alignnone"><img aria-describedby="caption-attachment-491" data-attachment-id="491" data-permalink="http://mir.stie-mce.ac.id/2018/08/01/42-mahasiswa-asing-dan-lokal-live-in-di-malang-selatan/akurat_20180801051501_5539ye/" data-orig-file="https://i0.wp.com/mir.stie-mce.ac.id/wp-content/uploads/2018/08/akurat_20180801051501_5539Ye.jpg?fit=960%2C639" data-orig-size="960,639" data-comments-opened="0" data-image-meta="{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;0&quot;}" data-image-title="Mahasiswa asing live in di Malang Selatan | Dok. Konsorsium Kantor Urusan Internasional" data-image-description="&lt;p&gt;Mahasiswa asing live in di Malang Selatan | Dok. Konsorsium Kantor Urusan Internasional&lt;/p&gt;
" data-image-caption="&lt;p&gt;Mahasiswa asing live in di Malang Selatan | Dok. Konsorsium Kantor Urusan Internasional&lt;/p&gt;
" data-medium-file="https://i0.wp.com/mir.stie-mce.ac.id/wp-content/uploads/2018/08/akurat_20180801051501_5539Ye.jpg?fit=300%2C200" data-large-file="https://i0.wp.com/mir.stie-mce.ac.id/wp-content/uploads/2018/08/akurat_20180801051501_5539Ye.jpg?fit=960%2C639" decoding="async" class="wp-image-491 size-full" src="https://i0.wp.com/mir.stie-mce.ac.id/wp-content/uploads/2018/08/akurat_20180801051501_5539Ye.jpg?resize=960%2C639" alt="Mahasiswa asing live in di Malang Selatan | Dok. Konsorsium Kantor Urusan Internasional" width="960" height="639" srcset="https://i0.wp.com/mir.stie-mce.ac.id/wp-content/uploads/2018/08/akurat_20180801051501_5539Ye.jpg?w=960 960w, https://i0.wp.com/mir.stie-mce.ac.id/wp-content/uploads/2018/08/akurat_20180801051501_5539Ye.jpg?resize=300%2C200 300w, https://i0.wp.com/mir.stie-mce.ac.id/wp-content/uploads/2018/08/akurat_20180801051501_5539Ye.jpg?resize=768%2C511 768w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-491" class="wp-caption-text">Mahasiswa asing live in di Malang Selatan | Dok. Konsorsium Kantor Urusan Internasional</p></div>
<p><b>AKURAT.CO, </b>Malang Selatan memiliki letak yang strategis, dekat dengan laut. Hal ini membuat wilayah tersebut menjadi pusat hasil tangkapan ikan segar. Meskipun demikian, tidak semua nelayan di wilayah pesisir Malang Selatan ini memiliki kesejahteraan yang sama.</p>
<p>Hanya sedikit wilayah yang sudah maju, sedangkan yang lain masih belum berkembang dengan baik. Salah satu daerah tersebut adalah di Pantai Tamban Indah, Desa Tambakrejo, Kec. Sumbermanjing Wetan, Malang Selatan.</p>
<p>Ketua Konsorsium 3 Perguruan Tinggi, Dr. Nur Salam mengatakan, permasalahan tersebut menarik perhatian 27 mahasiswa asing dan 15 mahasiswa lokal untuk tinggal <em>(live  in)</em> di desa Tambakrejo yang bertujuan untuk memahami dan mengenal lebih dekat bagaimana kehidupan para nelayan.</p>
<p>Kegiatan yang bertemakan &#8216;<em>International Community Engagement for Economic Sustainability of Fisherman at Southern Malang Coasts&#8217;</em> dikemas dengan konsep Design Thinking Camp. Kegiatan ini berlangsung selama 5 hari dari tanggal 25-29 Juli 2018.</p>
<p>&#8220;Kegiatan ini merupakan kegiatan konsorsium dari 3 Perguruan Tinggi yaitu Polinema, <strong>STIE MalangKucecwara</strong> dan STIKI yang didukung pendanaan oleh Kemenristek Dikti,&#8221; Nur Salam menjelaskan.</p>
<p>Sebelum para peserta <em>live  in</em> dengan penduduk, mereka dibekali beberapa pengetahuan tentang perikanan dan kelautan secara umum, pemasaran, dan pengemasan.</p>
<p>Dalam pengamatan Koordinator Program, Hilda Cahyani, P.hD, para mahasiswa ini sangat antusias mengikuti acara tersebut. Mereka melakukan semua <em>phase</em> mulai dari observasi, wawancara, dan pengelompokan data, diskusi gagasan/ide untuk menyelesaikan masalah, dan <em>prototyping.</em></p>
<p>&#8220;Sepanjang pengamatan saya, program ini berjalan dengan lancar, penuh tantangan akademis dan sosial, sebagai program pertama panitia berupaya memberikan kontribusi akademis dengan tetap mempertimbangkan kearifan lokal,&#8221; demikian kata Hilda.</p>
<p>&#8220;Dengan lokasi yang dekat dengan pantai, para peserta dari berbagai negara tersebut sangat menikmati kegiatan, mereka berbaur dengan masyarakat dan tinggal di rumah selama kegiatan berlangsung,&#8221; sambungnya.</p>
<p>Sementara, Peserta DT Camp semuanya merasa sangat senang dengan program ini dan mendapat banyak pengalaman yang tak terlupakan. Belajar ilmu baru dan mengenal berbagai budaya dari masing-masing negara, adalah bekal besar.</p>
<p>&#8220;Luar biasa karena saya bisa dapat ilmu tentang pemasaran dan juga mendapatkan banyak teman dari berbagai negara. Kegiatan ini juga bermanfaat untuk mengasah berfikir kritis,&#8221; kata Mee dari Laos.</p>
<p><em>&#8220;Good program.</em> Saya melihat cara berpikir orang lain dan kehidupan di sini dan kita juga merasa nyaman karena lingkungannya juga sangat <em>welcome</em> ke kita semua. Saya berterimakasih dengan adanya program ini. Saya senang dengan adanya program ini. Saya berharap bisa membawa ilmu dari program ini ke negara saya,&#8221; harap Muhammad Hamed, mahasiswa asal Lybia</p>
<p>Sumber: <a href="https://akurat.co/gayahidup/id-266777-read-42-mahasiswa-asing-dan-lokal-live-in-di-malang-selatan-ada-apa">Akurat.co</a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">490</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kantor Urusan Internasional Dari 13 Universitas Malang Raya Saling Gandeng Untuk Internasionalisasi Bersama</title>
		<link>http://mir.stie-mce.ac.id/2018/02/23/kantor-urusan-internasional-dari-13-universitas-malang-raya-saling-gandeng-untuk-internasionalisasi-bersama/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[petugas]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Feb 2018 03:18:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[news]]></category>
		<category><![CDATA[kantor urusan internasional]]></category>
		<category><![CDATA[konsorsium]]></category>
		<category><![CDATA[KUI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://mir.stie-mce.ac.id/?p=392</guid>

					<description><![CDATA[Infokampus.news, Malang – Nota kesepahaman konsorsium Kantor Urusan Internasional (KUI) dari 13 Universitas se-Malang Raya hari ini (21/2) resmi ditandatangani oleh 13 perwakilan masing-masing kampus. Dalam acara Deklarasi konsorsium KUI Malang raya yang digelar di&#46;&#46;&#46;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Infokampus.news, Malang – Nota kesepahaman konsorsium Kantor Urusan Internasional (KUI) dari 13 Universitas se-Malang Raya hari ini (21/2) resmi ditandatangani oleh 13 perwakilan masing-masing kampus. Dalam acara Deklarasi konsorsium KUI Malang raya yang digelar di ruang rapat lantai 2 gedung rektorat Universitas Merdeka Malang ini Koordinator KUI Malang Raya, Drs. Suparto, M.Pd., mengungkapkan pentingnya pelaksanaan konsorsium ini.</p>
<p>Seiring dengan perkembangan jaman dan pentingnya perluasan cakupan kerjasama kampus dengan pihak-pihak internasional membuat 13 kampus yang terdiri dari Universitas Brawijaya Malang, Universitas Islam Malang, UIN Maliki Malang, UNIRA Malang, Universitas Kanjuruhan Malang, Universitas Merdeka Malang, Universitas Ma Chung Malang, Universitas Negeri Malang, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Widyagama Malang, STIKI Malang dan <strong>STIE MalangKucecwara</strong> merasa penting untuk saling ‘bergandengan’ membangun impian internasionalisasi bersama.</p>
<p>“Sekarang ini sudah bukan waktunya bersaing lagi ya tapi bersama mewujudkan harapan bersama. Ibaratnya kalau ingin berjalan cepat ya jalan sendiri tapi kalau ingin jalan jauh ya harus bersama-sama bergandengan,” Ungkapnya saat ditemui wartawan.</p>
<blockquote><p>Kantor Urusan Internasional dari 13 Universitas Malang Raya Akan Segera Launching Acara Bersama</p></blockquote>
<p>Kampus-kampus se-Malang raya ini berharap dengan adanya nota kesepahaman ini, akan banyak ilmu dan juga manfaat yang bisa diaplikasikan di masing-masing Universitas.</p>
<p>“Saling melengkapi dan sharing ilmu ya, karena kan ada satunya yang bisa ini satunya tidak bisa dan sebaliknya. Malang ini banyak kampusnya tapi untuk saat ini 13 dulu, untuk KUI kampus lainnya menyusul tidak apa-apa. Selain itu kita juga akan mengadakan kegiatan bersama dalam waktu dekat.” Tutur koodinator.</p>
<p>Rencananya dalam waktu dekat KUI Malang Raya akan datangkan sekitar 80-100 mahasiswa asing dari 40 negara untuk Design Thinking Camp yang akan dilaksanakan di bulan Juli hingga Agustus Mendatang.</p>
<p>“Dari banyak negara nanti mereka akan pecahkan permasalahan pariwisata di Malang raya akan dibagi jadi 3 kelompok. Uniknya nanti kan ini ada sudut pandang baru dari luar untuk memecahkan masalah kita,” Tutupnya. (Pus)</p>
<p>sumber: <a href="https://infokampus.news/kantor-urusan-internasional-dari-13-universitas-malang-raya-saling-gandeng-untuk-internasionalisasi-bersama/">Infokampus.news</a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">392</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
