Gelar Program Design Thingking Camp 2018


TRIBUNJATIM.COM, MALANG – Sebanyak 13 Perguruan Tinggi di Malang menggelar program konsorsium Design Thinking Camp 2018.

13 Perguruan Tinggi tersebut yakni Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, Politeknik Negeri Malang, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Islam Malang, STIKI Malang, STIE Malangkucecwara, dan Universitas Merdeka Malang. Lalu ada pula Universitas Ma Chung, Universitas Widyagama, Universitas Kanjuruhan Malang, dan Universitas Raden Rahmat Malang.

Program yang dibentuk Konsorsium Kantor Urusan International (KUI) Perguruan Tinggi di Malang ini memiliki tajuk ‘Tasting the Natural and Cultural Heritage of Malang’.

Program ini akan mengirimkan sebanyak 86 mahasiswa yang terdiri dari 57 mahasiswa dari 16 negara dan 29 mahasiswa domestik.

“Pesertanya ada 57 dari 16 negara berbeda ditambah dengan 29 mahasiswa domestik. Nantinya mereka akan dibagi menjadi dua kelompok. Yaitu di Malang Selatan dan di Batu,” ucap Ketua Ketua Konsorsium KUI Malang Raya, Soeparto, Senin (23/7/2018).

Pria yang menjabat sebagai Asisten Rektor bidang Kerjasama Universitas Muhammadiyah Malang ini menjelaskan, Design Thinking Camp 2018 bertujuan sebagai pengabdian masyarakat.

Kelompok 1 akan ditempatkan di Desa Temas, Kota Batu, dengan program pengelolaan sampah.

Sementara kelompok 2 akan ditempatkan di desa Tambak Rejo, Kabupaten Malang, dimana peserta akan berinteraksi dengan masyarakat nelayan setempat.

“Ini adalah program pemberdaayaan masyatakat. Targetnya, seperti nanti ketika di Malang Selatan, mereka akan berpartner dengan nelayan selama 2-3 hari untuk melakukan riset kontra yang ada di sana,” jelasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunjatim.com dengan judul Diikuti 86 Mahasiswa, KUI Perguruan Tinggi Malang Siap Gelar Program Design Thinking Camp 2018, http://jatim.tribunnews.com/2018/07/23/diikuti-86-mahasiswa-kkui-perguruan-tinggi-malang-siap-gelar-program-design-thinking-camp-2018.
Penulis: Ayu Mufidah Kartika Sari
Editor: Ani Susanti