70 Mahasiswa Asing Diajak Berwisata Gratis di Kota Batu untuk Selanjutnya Dipromosikan di Negaranya


Mahasiswa asing saat berada di Graha Pancasila, Balai Kota Among Tani, Selasa (26/2/2019). (Foto: ist)

MALANGTIMES – Para mahasiswa asing yang sedang belajar disejumlah kampus di Malang diberi kesempatan khusus berwisata ke Kota Batu, Selasa (26/2/2019).

Tidak hanya mengenali wisata, budaya, tetapi juga bersosialisasi dengan wisatawan lokal di Kota Batu.

Total ada 70 mahasiswa asing dari berbagai negara berkumpul di Graha Pancasila Balai Kota Among Tani, Kota Batu, Selasa (26/2/2019).

Mereka berasal dari Jepang, Korea Selatan, Madagaskar, Kenya, dan beberapa negara lainnya.

Para mahasiswa asing ini belajar bersosialisasi menggunakan bahasa Indonesia, agar bisa mengenalkan wisata Kota Batu di negaranya masing-masing.

Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso mengatakan dengan hadirnya mahasiswa asing itu agar mampu menambah kunjungan wisatawan asing di Kota Batu. 

Pengalaman mereka berkunjung ke tempat wisata di Kota Batu bisa dibagikan pengalamannya kepada sanak saudara atau temannya.

“Hadirnya mahasiswa asing ini bisa membantu jumlah kunjungan wisatawan asing di Kota Batu. Pastinya mereka akan memberikan sebuah cerita kepada rekannya,” kata Punjul. 

Hadirnya mereka di tempat wisata Kota Batu pasti tidak akan lepas dari swafoto dan mengunggahnya di sosial media. 

Dengan demikian akan banyak wisatawan asing yang akan melihat.

“Kalau mereka terkesan dan swafoto pasti diunggah. Karena memang zamannya sudah begini, itu salah satu promosi juga,” imbuhnya. 

Kegiatan ini merupakan International Day Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) III.

Lewat kegiatan ini mereka dilatih secara tidak langsung agar mampu bersosialisasi dengan masyarakat internasional sambil mengenalkan kebudayaan Indonesia dan bahasanya.

“Untuk di Kota Batu ini memang tentang wisatanya untuk disosialisasikan ke negaranya masing-masing,” ucap perwakilan Kanda University of International Studies Jepang, Suyoto.

Mahasiswi asal Jepang, Minori Sekizawa menambahkan selama 6 bulan berada di Indonesia sebagai mahasiswa pertukaran pelajar di STIE Malangkucecwara mengaku memang sudah penasaran untuk berwisata di Kota Batu.

Sebab banyak wisata alam yang menurutnya sangat menarik didukung hawanya yang sejuk.

“Senang belajar mengenal budaya Indonesia di sini. Banyak hal yang kami pelajari di sini, termasuk budaya masyarakatnya,”  beber Minori.

Pewarta: Irsya Richa
Editor: Heryanto

Sumber: MalangTimes, 26 Februari 2019

Mungkin Anda juga menyukai